Pameran IT

Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Ikut Serta Pameran IT yang diselenggarakan Diskominfo Kepri

Dinas Linkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepulauan Riau, ikut serta pameran IT yang disejalankan dengan launching Aplikasi Simanja oleh Dinas Komunikasi dan Informasi Provinsi Kepulauan Riau (12 Februari 2019). Jumlah peserta yang mengikuti pameran lebih kurang 18, diantaranya 18 OPD Provinsi Kepulauan Riau, selain itu ada juga pihak swasta yang ikut sebagai peserta pameran, seperti Telkomsel, Gimi, selain itu pihak kampus juga ikut andil dalam pameran ini, diantaranya STT Indonesia Tanjungpinang dan Universitas Raja Ali Haji.

Kegiatan pameran dilaksanakan di Gedung Wan Seri Beni Provinsi Kepulauan Riau Dompak, peserta pameran yang ikut andil dalam pameran ini menampilkan aplikasi yang digunakan dimasing-masing OPD. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya manusia (BPKSDM) misalnya menampilkan aplikasi Silat dan e-disiplin. Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepulauan Riau juga menampilkan aplikasi yang digunakan yaitu AQMS dan Onlimo.

AQMS merupakan aplikasi berbasis web yang berfungsi untuk memantau kualitas udara di Provinsi Kepulauan Riau, khususnya kualitas udara di Kota Batam, karena station pemantauan diletakkan di Kota Batam, tepatnya di daerah Batu aji, sedangkan layar monitornya diletakkan di daerah Nagoya. Air Quality Monitoring System (AQMS) merupakan aplikasi yang mampu memberikan informasi kualitas udara secara real time, sehingga masyarakat dapat melihat secara langsung kualitas udara saat ini juga.

Selain masyarakat, tentu pihak pemerintah khususnya Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepulauan Riau juga dapat mengetahui kualitas udara yang ada di Kota Batam. Pameran IT yang berlangsung selama 3 (tiga) hari ini benar-benar dimanfaatkan masing-masing OPD untuk menampilkan aplikasi yang sudah dan terus digunakan saat ini.

Tidak hanya AQMS, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepulauan Riau juga menampilkan Aplikasi pemantauan kualitas air bersih secara real time, yaitu aplikasi Onlimo (Online Monitoring). Dengan adanya aplikasi ini, maka kualitas air bersih di sei jago Tanjung Uban Kab. Bintan dapat diketahui kualitasnya. Saat di pamerkan di pameran IT Diskominfo kualitas air sei jago memiliki kualitas sedang, artinya ada parameter uji yang masih dibawah atau melebihi standar, yaitu parameter DO lebih kecil dari standar minimal.

Semoga dengan hadirnya aplikasi AQMS dan Onlimo ini memberikan semangat para pelaku IT untuk terus mengembangkan aplikasi lainnya yang sesuai dengan kebutuhan OPD masing-masing. Seperti Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepulauan Riau yang melakukan pemantauan kualitas udara dan air bersih.


 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *