DAS Hari Lingkungan Hidup Rehabilitasi

Gerakan Nasional Pemulihan Daerah Aliran Sungai Di Provinsi Kepulauan Riau

Gerakan Nasional Pemulihan Daerah Aliran Sungai
Di Provinsi Kepulauan Riau

DLHK Provinsi Kepri – Gerakan Nasional Pemulihan Daerah Aliran Sungai (GNPDAS) dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepri mengadakan kegiatan penanaman pohon di daerah aliran sungai di pulau Dompak, kamis (28/11/2019) bertempat di Lahan Terbuka Hijau Kawasan Dompak Tanjungpinang.
Hadir dalam acara kegiatan ini :
1. Plt. Gubernur Kepri diwakili Asisten I Drs. Raja Ariza, M.M.
2. Kapolda Kepri diwakili Wadir Binmas AKBP Edy Suryanto, S.Pd, M.Si.
3. Danlantamal IV Tanjungpinang diwakili Aspotmar Kolonel Laut (P) Arief Meydianto.
4. Kepala OPD Pemerintah Provinsi Kepri.
5. Kepala Seksi Evaluasi BPDASHL Sei jang Duriangkang, Masir, S. Hut, M.SI
6. Kapolres Tanjungpinang diwakili Kapolsek Bukit Bestari Kompol Marna, S.E.
7. Walikota Tanjungpinang diwakili Asisten II H. Irwan, S.Sos.
8. Kepala Sekolah SMA se-Kota Tanjungpinang.
9. Perwakilan Pelajar/Mahasiswa se-Kota Tanjungpinang.
10. Jumlah hadir 100 orang.

Penanaman Pohon

Kegiatan dalam rangka memperingati hari GNPDAS itu dibuka oleh Asisten I Pemprov Kepri Raja Ariza dan dihadari oleh Pejabat Pemprov Kepri dan Kabupaten se-Kepri serta Unsur Forkopimda dan undangan lainnya.

GNPDAS merupakan sebuah gerakan yang diisolasi oleh pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memulihkan hutan dan lahan demi penyelamatan sumber daya air.

Gerakan Nasional Pemulihan Daerah Aliran Sungai setiap tahun diadakan, dan untuk tahun 2019 ini mengambil tema “Pulihkan Lahan, Membangun Masa Depan,”

Menurut Raja Ariza,MM, berbagai upaya pengelolaan sumber daya lahan, termasuk dengan penanaman pohon harus di pandang perspektif lebih strategis dalam perubahan simbolisasi dan harus di maknai sebagai mementum pemulihan DAS, sebagai sebuah benteng alam.

Dalam sambutan singkatnya, Raja Ariza,MM menyampaikan :
– Sungai (GNPDAS) yang pertama kali dicanangkan pada tahun 2018, merupakan sebuah gerakan yang diinisiasi dan masyarakat untuk oleh Kementerian LHK meningkatkan kesadaran dalam memulihkan hutan dan lahan untuk penyelamatan sumberdaya air, produktivitas lahan, perubahan iklim dan pencegahan merupakan pengembangan atas agenda tahunan penanaman bencana hidrometeorologi.
– GNPDAS pohon pada kegiatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dengan perspektif yang lebih luas yaitu pemulihan lahan kritis di hulu DAS. Hal ini sejalan dengan arahan Bapak Presiden RI, bahwa penanganan wilayah kritis harus dilakukan secara komprehensif dengan prinsip keterpaduan teknik pekerjaan penanaman, sipil teknis dan pembibitan, serta mengaktifkan semua unsur/elemen dan partisipasi masyarakat, Penanganan wilayah kritis harus menghasilkan perubahan, membangun kesempatan kerja dan mengatasi kemiskinan selain mengatasi permasalahan lingkungan.
– Tema peringatan Gerakan Nasional Pemulihan 2019 adalah “Pulihkan Lahan, DAS tahun Membangun Masa Depan”. Kita semua maklum bahwa lahan yang antara lain berupa sumberdaya hutan, tanah dan air merupakan modal utama bagi kesejahteraan masyarakat bagi generasi masa kini dan masa mendatang. Saat ini kita mempunyai lahan kritis 14 juta hektar yang tersebar di 17 ribu DAS di Indonesia. Lahan kritis ini harus kita pulihkan dengan meningkatkan produktivitas nya yaitu melalui kegiatan penanaman dan membangun bangunan konservasi tanah dan air seperti teras, dam penahan, gully plug, embung serta mengembangkan usaha tani konservasi seperti agroforestri Saudara-Saudara Sekalian.
– Bapak Presiden RI Joko Widodo berpesan kepada kita semua untuk mengembangkan pembibitan melalui Kebun Bibit Desa (KBD) di sekitar lahan kritis di dalam dan di sekitar hutan bersama masyarakat Pada kesempatan ini kami mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah, kalangan swasta dan seluruh masyarakat bersama Kementerian LHK bersama-sama mengembangkan KBD. Pada musim hujan tahun 2019- 2020 ini Kementerian LHK akan membangun 1000 KBD disamping 51 Persemaian Permanen yang sudah ada di seluruh Indonesia. Kementerian LHK juga sedang mempersiapkan Persemaian Modern dalam skala besar di calon lokasi Ibu Kota Negara, dan empat persemaian di kawasan strategis lainnya yaitu di Toba-Sumatera Utara, Labuan Bajo-NTT, Mandalika-NTB dan Likupang-Sulawesi Utara.
– Akhirnya, saya sampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh jajaran Pemerintah Daerah, para pelaku usaha, lembaga swadaya masyarakat serta seluruh lapisan masyarakat atas komitmen dan kerjasama yang baik dalam upaya peningkatan kualitas lingkungan hidup dan kesejahteraan masyarakat. Ucapan terimakasih juga saya sampaikan kepada semua pihak yang memungkinkan acara ini terselenggara dengan baik. Demikian kiranya hal-hal yang dapat saya sampaikan. Selamat bekerja dan berkarya. Semoga Tuhan Yang Maha Esa merestui upaya kita bersama melestarikannya. Sambutan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang dibacakan oleh Asisten I Pemprov Kepri Drs. Raja Ariza, M.M
Selain acara penanaman pohon juga dilakukan pemberian bantuan kepada masyarakat diantaran yang menerima bantuan sbb :
a. Kelompok Tani Harapan (KTH) Maju.
b. Kelompok Tani Maju (KTH) Bersama.
c. STAI Miftahul Ulum.
d. SMA Pelita Nusantara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *