Pelayanan Masyarakat

Peresmian Pelabuhan Kuala Riau

Tanjungpinang (dlhk.kepriprov.go.id)

Pelabuhan Kuala Riau, itulah nama baru dari pelabuhan pelantar 2. Mungkin masih asing ditelinga kita, karena nama pelantar 2 sudah dikenal oleh masyarakat Kota Tanjungpinang, Khusunya pulau Bintan.

Rabu (3 April 2019) Gubernur Provinsi Kepulauan Riau meresmikan Pelabuhan Kuala Riau. Tampak hadir dalam acara peresmian Pelabuhan Kuala Riau Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang, Tokoh masyarakat serta, asisten dilingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan Kota Tanjungpinang, serta para Kepala Dinas di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan juga masyarakat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepulauan Riau yang juga hadir dalam acara peresmian Pelabuhan Kuala Riau sebelum acara peresmian dimulai, nampak mengamati lingkungan laut disekitar Pelabuhan Kuala Riau. Kadis melihat bahwa permasalahan sampah merupakan persoalan yang tetap menjadi perhatian Dinas yang di pimpinnya saat ini.

Beliau menyayangkan sekali masih terdapat sampah dilokasi pelabuhan bongkar muat Kuala Riau yang akan diresmikan Gubernur.

Sambil mengamati lokasi disekitar pelabuhan Ir. Yerri Suparna, MM sempat berbincang-bincang dengan masyarakat yang hadir di acara peresmian Pelabuhan Kuala Riau, sambil menunggu kehadiran Gubernur Kepri.

Selang 20 menit kemudian tampak mobil Gubernur Kepri masuk ke area Pelabuhan. Gubernur Nurdin yang didampingi oleh asisten Raja Ariza dan Samsul Bahrum langsung menuju ke arah acara peresmian. Kehadiran Gubernur di sambut dengan pencak silat yang merupakan budaya melayu yang tidak pernah lekang oleh zaman.
>
Dengan diresmikannya Pelabuhan Kuala Riau ini diharapkan dapat memperlancar arus masuk barang ke Kota Tanjungpinang. “Kita harap ini dapat mencegah penumpukan aktivitas bongkar muat barang. Sehingga nantinya bisa mencegah inflasi,” kata Gubernur Kepri Nurdin Basirun.
Lebih lanjut Gubernur Kepri mengatakan, beberapa tahun belakangan Pemerintah Provinsi Kepri memang memfokuskan sejumlah program strategis Gubernur di Kota Tanjungpinang. Hal ini bertujuan agar Kota Tanjungpinang yang merupakan ibukota Provinsi Kepri dapat semakin berkembang dan bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
“Kita ingin menjadikan Tanjungpinang sebagai ikon pariwisata dan perdagangan. Wajarlah kalau ibukota ini kita prioritaskan,”…. ujarnya.
Dan untuk mencapai tujuan itu, maka Gubernur Pemprov Kepri ini secara khusus meminta doa dan kerja sama seluruh unsur masyarakat untuk bisa bersama-sama mensukseskan program pembangunan yang dicanangkan oleh pemerintah.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri, TS Arif Fadillah dalam laporannya menjelaskan, pengembangan Pelabuhan Kuala Riau dimulai pada 2017 dan dilanjutkan lagi 2018 lalu. Untuk mengembangkan sarana pelabuhan bongkar muat ini, Pemprov Kepri telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp 32 miliar dengan panjang pelabuhan 200 Meter.
“Alokasi anggaran itu untuk membangun konstruksi dermaga, solar cell, ruang tunggu, pintu pagar, dan lain sebagainya,” paparnya.
Dengan diresmikannya Pelabuhan Kuala Riau ini, maka dapat dipastikan aktivitas bongkar muat barang melalui prasarana ini akan lancar. Sehinggga, tidak terjadi penumpukkan hingga pada akhirnya kapal harus antri untuk bongkar muat.
“Sekarang pelabuhan sudah besar dan kapal yang sandar juga bisa lebih banyak. Berbeda dengan sebelumnya, karena kapal bisa menunggu antrian selama lima hari untuk bongkar,” jelas Arif.
Wali Kota Tanjungpinang, H.Syahrul mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Kepri yang telah membangun pelabuhan tersebut. Menurutnya, pembangunan pelabuhan pelantar 2 ini sangat membantu demi kelancaran arus barang di Tanjungpinang.
Syahrul mengatakan “Dulu hanya bisa 2 kapal. Sekarang banyak kapal bongkar muat. Terima kasih Pak Gubernuur,” … Ucapnya.
Dikatakannya lebih lanjut, sejumlah proyek pembangunan yang dilakukan Pemprov di Kota Tanjungpinang sangat membantu dan sudah dirasakan masyarakat. Hal ini tentu saja tidak terlepas dari sinergitas antar Pemerintah Daerah yang bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat.
“Kita terus bersinergi dalam berbagai hal untuk mengubah Wajah Kota Tanjungpinang”,….. ujar Syahrul.
Selain meresmikan penggunaan Pelabuhan Kuala Riau, dalam kegiatan itu Gubernur juga turut meresmikan sejumlah proyek lainnya. Yakni, peningkatan pembangunan Dermaga Sri Indra Sakti (Pulau Penyengat), pembangunan fasilitas parkir becak di Pulau Penyengat dan terakhir Pembangunan gedung Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *