Pengelolaan LB3

Rapat Koordinasi Pengangkutan Limbah Bahan Beracun dan Berbahaya (B3)

Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepulauan Riau, menyelenggarakan Rapat Koordinasi dengan ASPEL B3 dan ASDP Tg. Uban mengenai Pengangkutan Limbah B3 yang menggunakan kapal Roro dari Tanjung Uban ke Pelabuhan Telaga Punggur Batam, pembahasan yang berlangsung diruang rapat utama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepulauan Riau (13/9/2018), dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepulauan Riau, Bapak Ir. Yerri Suparna,MM didampingi Kabid Pengelolaan sampah, Limbah B3 dan Amdal Dr. Ir. YULIMAN GAMAL, MUM dan Kepala Seksi Pengelolaan Limbah B3 Bapak Ir.H.Edison, M.Si.

Ir. Yerry Suparna, MM menyampaikan bahwa melalui rapat ini agar tidak adanya miss komunikasi antara APEL B3 dan ASDP Tg Uban Kabupaten Bintan, karena mengingat limbah B3 merupakan sebuah persoalan penting yang harus dicarikan solusi baik itu limbah B3 yang dibuang di laut maupun dalam proses pengangkutan dari pelabuhan Roro Tg Uban ke pelabuhan Roro Batam.untuk itu agar ada kesepakatan bersama mengenai masalah pengangkutan Limbah B3 antara pihak ASPEL B2 dan ASDP serta instansi terkait lainnya. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepulauan Riau menegaskan bahwa segala sesuatunya harus diselesaikan dengan hati dan ikut aturan atau prosedur yang ada.

Rapat Koordinasi Pengangkutan Limbah B3 di, dihadiri oleh :
1. Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3 dan Kajian Dampak Lingkungan DLHK Provinsi Kepulauan Riau (DR. Ir. Yuliman Gamal, MUM)
2. Wakil dari Dinas Perhubungan Prov Kepri (Said Abdul Rafik)
3. Wakil dari Dinas Lingkungan Hidup Kab. Bintan *Juniarto Kurniawan)
4. Wakil dariS Tanjung Uban (Lisa Lusiana)
5. Wakil dari Unit Penyelengggara Pelabuhan (KUPP) Tanjung Uban (Yunan Syafi’i)
6. Wakil dari Pelayanan Bea dan Cukai Tanjung Uban (Nanung Agung C)
7. Wakil dari ASDP Tanjung Uban (Adolf Dlenoch)
8. Wakil dari BP Kawasan Bintan (Winarno K)
9. Wakil dari KANPEL Kota Batam (Firdaus Afwindra)
10. Wakil dari ASPEL B3 Indonesia Kota Batam (barani Sihite, Samsul Hidayat, dkk)
11. Wakil dari PT Jembatan Nusantara (Teguh)

Masing-masing peserta rapat diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat agar permasalahan yang dihadapi dapat dicarikan solusi cerdas namun tidak melanggar aturan yang ada, sehingga keputusan rapat pada hari ini dapat memberikan arti, baik pihak ASPEL B3 maupun ASDP serta instansi lain yang terkait.
Pihak ASPEL B3 dalam hal ini diwakili oleh Bapak Samsul Hidayat mengatakan bahwa mereka mengeluhkan pengangkutan Limbah B3 dari Tg Uban ke Telaga Punggur Batam menggunakan jalur carter, harapan mereka agar kiranya bisa menggunakan jalur regular.
Keluhan pihak ASPEL B3 ini ditanggapi oleh pihak ASDP Tg Uban dalam hal ini diwakili oleh Bapak Adolf yang menyatakan bahwa mereka telah membuat sebuah kebijakan yaitu ketika penumpang agak sepi sehingga pengangkutan limbah B3 ini dapat diikut sertakan jalur regular dengan demikian kendaraan pengangkut Limbah B3 ini tidak menumpuk lama di pelabuhan Roro, lebih lanjut beliau mengatakan bahwa kapasitas kapal hanya bisa untuk 10 mobil saja. Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa yang terpenting penumpang tidak terganggu karena barang yang dibawa merupakan limbah. Sejauh ini mereka melaksanakan sesuai SOP yang ada di ASDP.

Setelah masing-masing pihak memberikan tanggapan, saran maupun masukan, kemudian rapat pada hari disepakati dengan 4 (empat) point kesepakatan, salah satunya dalah :
Syahbandar Tanjung Uban mensepakati untuk membuat MoU dengan ASPEL B3 Indonesia tentang Pengangkutan Limbah B3 menggunakan Kapal RORO pada jadwal regular dan semua ketentuan pelaksanaan nanti akan diatur terutama terkait SOP pengangkutan, SARPRAStanggap darurat yang harus dipenuhi dan jaminan resiko pencemaran lingkungan akibat tumpahan atau ceceran limbah B3.
Semogo kesepakatan ini memberika solusi yang baik bagi semua pihak, terutama pihak yang terkait. Dan demikian juga dengan masyarakat yang menggunakan Kapal RORO Tanjung Uban – Batam tidak terganggu dengan hal ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *