Uncategorized

Rapat pembahasan dokumen Andal Rencana Kegiatan Penambangan Pasir Laut Perairan Laut Karimun, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun

Dinas Lingkungan Hidup dan kehutanan Provinsi Kepulauan Riau. Rapat pembahasan dokumen Andal Rencana Kegiatan Penambangan Pasir Laut Perairan Laut Karimun, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun (19 Maret 2019) di Ruang Utama Rapat Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepulauan Riau.

Rapat pembahasan dokumen Andal Rencana Kegiatan Penambangan Pasir Laut Perairan Laut Karimun, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun, dihadiri ketua dan Anggota Komisi Amdal Provinsi Kepulauan Riau dan Pemrakarsa Kegiatan Penambangan Pasir Laut Perairan Laut Karimun, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun (PT. Bukit Lintang Karimun)

PT. Bukit Lintang Karimun merupakan pemrakarsa rencana Kegiatan Penambangan Pasir Laut Perairan Laut Karimun, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun. Lokasi kegiatan Kegiatan Penambangan Pasir Laut Perairan Laut Karimun, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepulauan Riau Ir.Yerry Suparna, MM selaku ketua komisi Amdal membuka rapat pembahasan dokumen Andal Rencana Kegiatan Kegiatan Penambangan Pasir Laut Perairan Laut Karimun, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun.
Ketua komisi Amdal diawal pembukaan rapat Amdal menympaikan bahwa untuk penggunaan teknologi sebaiknya pihak pemrakarsa menggunakan teknologi yang ramah lingkungan, karena jika masih mengggunakan metode lama, maka dampaknya terhadap lingkungan cukup besar, hal ini menjadi catatan penting yang harus diperhatikan oleh pihak pemrakarsa.
Tidak hanya itu ketua komisi juga minta pihak pemrakarsa menunjukkan kapal yang digunakan untuk kegiatan penambangan pasir laut ini.

Pihak pemrakarsa menunjukan kapal yang akan digunakan pada slide presentasi, tampak video simulasi kapal sedang melakukan kegiatan penambangan pasir laut.

Ketua komisi selanjutnya memberikan kesempatan kepada perwakilan masyarakat mengenai adanya kegiatan penambangan pasir laut, apakah masyarakat setuju dan mendukung adanya kegiatan ini?

Salah seorang dari masyarakat menyampaikan bahwa pada prinsipnya mereka setuju dan mendukung adanya kegiatan penambangan pasir laut ini, asalkan sesuai dengan peraturan yang ada, dan pihak masyarakat juga menyampaikan agar pihak pemrakarsa memperhatikan mereka khususnya masyarakat nelayan yang terkena akan terkena dampak, akibat dari kegiatan ini.
Ketua komisi menanggapi pernyataan masyarakat ini dan meminta pihak pemrakarsa memperhatikan hal tersebut.

Selanjutnya ketua komisi memberikan kesempatan kepada anggota tim komisi amdal untuk menanggapi dokumen Andal RKL dan RPL yang diajukan oleh pihak pemrakarsa pada kegiatan penambangan pasir laut ini.

Anggota komisi Amdal Sugeng menyampaikan dalam dokumen belum nampak jumlah persentase nelayan yang tidak setuju, dia mengharapkan bahwa harus dilakukan konsultasi publik ke 2 agar lebih jelas dan juga agar tidak terjadi tuntutan atau hal-hal lain yang tidak diinginkan dikemudian hari.

Sementara anggota tim teknis lainnya menyoroti permasalahan lainnya seperti harus adanya TPS di kapal dan dilengkapi dengan izin serta pihak pemrakarsa juga harus memberikan laporan rekapitulasi data setiap bulan sebagai kewajiban yang harus dilakukan oleh pihak pemrakarsa.

Disela-sela memimpin sidang tersebut, Kadis Lingkungan Hidup Kehutanan, Ir. Yerri Suparna, MM selaku ketua komisi mengatakan…“bahwa pihak pemrakarsa harus memastikan wilayah penambangan bukan fishing ground (daerah penangkapan ikan”, itu penting…”, ujarnya sebelum menutup sidang Andal Rencana Kegiatan Penambangan Pasir Laut Perairan Laut Karimun, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun.

Sidang pembahasan dokumen Andal, RKL/RPL dapat diterima dengan beberapa catatan dan masukan yang harus diperhatikan oleh pihak pemrakarsa dan juga konsultan.
.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *