Amdal

Rapat Pembahasan Dokumen KA-Andal, RKL-RPL Kegiatan Pembangunan Pelabuhan Perikanan di Kab.Bintan

Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepulauan Riau mengadakan Rapat Pembahasan Dokumen KA-Andal, RKL-RPL Kegiatan Pembangunan Pelabuhan Perikanan di Batu Duyung Kelurahan Sei Enam Kecamatan Bintan Timur Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau sebagai lanjutan dari dokumen KA-Andal sebelumnya(13-11-2018).

Acara rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Utama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepulauan Riau, Pulau Dompak, Tanjungpinang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepulauan Riau Bapak Ir. Yerri Suparna, MM dengan didampingi Kabid Pengelolaan Sampah, Amdal dan Limbah B3 Bapak Dr.Yuliman Gamal, MUM.

Turut hadir dalam rapat pembahasan dokumen Andal, RKL-RPL Kegiatan Pembangunan Pelabuhan Perikanan di Batu Duyung Kelurahan Sei Enam Kecamatan Bintan Timur Kab. Bintan diantaranya adalah perwakilan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Riau, Biro Hukum Provinsi Kepulauan Riau, Dinas PUPR, Dinas Sumber Daya Energi dan Mineral, Dinas Penanaman Modal dan PTSP Provinsi Kepulauan Riau, Distamben Provinsi Kepulauan Riau, Dinas Perhubungan dan Akademisi dari UMRAH, Akademisi dari STISIPOL, DLH Kabupaten Bintan, Distamben Kabupaten Bintan dan HNSI Kab Bintan serta pemrakarsa Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Bintan

Pada rapat tersebut, masing-masing perwakilan yang hadir pada prinsipnya semuanya memberikan dukungan terhadap rencana pembangunan pelabuhan perikanan Kab. Bintan tersebut, mengingat pembangunan pelabuhan perikanan memiliki peran strategis dalam usaha meningkatkan pemanfaatan sumber daya kelautan, dimana pelabuhan perikanan juga berfungsi sebagai koleksi, produksi, sentra kegiatan dan distribusi sumberdaya tersebut. Selain menunjang perekonomian secara luas pelabuhan juga penting untuk menunjang perekonomian lokal.

Dalam pemaparan yang disampaikan oleh pemrakarsa, dampak positif dengan adanya pelabuhan perikanan salah satunya adalah membuka peluang dalam penyerapan tenaga kerja, serta menumbuhkan kegiatan-kegiatan usaha penunjang dimana kesempatan masyarakat setempat dalam berperan serta akan lebih besar dan menjadi sumber pemasukan bagi pemerintah daerah setempat.

Dari pemaparan pemrakarsa, anggota tim anggota teknis/komisi penilai amdal menilai bahwa dokumen yang diajukan Andal, RKL-RPL kegiatan pembangunan pelabuhan perikanan perlu memperhatikan bebrepa hal diantaranya :
– Draft ukuran kapaldan jumlah GT kapal
– Pengaturan lalu lintas
– Bak penampungan limbah dari kapal
– Menambah Tempat Penampungan Sementara (TPS)
– Pengelolaan terhadap Limbah B3
– Telaah Tata Ruang (RZWP3K)
– Kompensasi terhadap nelayan untuk menghindari masalah dikemudian hari

Diharapkan dengan adanya masukan, kritik dan saran dari anggota tim teknis/komisi penilai amdal ini kira dapat menjadi rujukan bagi pemrakarsa untuk memperbaiki dokumen Andal, RKP-RPL kegiatan pembangunan pelabuhan perikanan.

Ketua tim teknis/komisi penilai amdal menutup rapat pembahasan dokumen Andal, RKP-RPL kegiatan pembangunan pelabuhan perikanan. Ketua tim memberikan satu catatan penting kepada pemrakarsa, bahwa titik koordinat harap diperhatikan dan disesuaikan dengan di lapangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *