Hari Lingkungan Hidup Pengelolaan Sampah Pengendalian Pencemaran

Sharing Knowledge mengenai “Waste Management” di Jepang

Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepulauan Riau mengadakan kegiatan Sharing Knowledge (berbagi pengetahuan) mengenai “Waste Management” di Jepang di Ruang Rapat utama (20 Januari 2020). kegiatan ini di pimpin oleh sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepulauan Riau Bapak Ir. saut Martua Siallagan, MM serta didampingi oleh kabid Persampahan, Limbah B3 dan Kajian dampak Lingkungan Bapak Dr. Yuliman Gamal.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepri menyampaikan bahwa hari ini sengaja di kumpulkan di ruang Rapat utama seluruh karyawan/ti untuk mendengarkan paparan dari salah seorang Chairani Selviani (Staf DLHK yang telah mendapatkan kesempatan ke Jepang) untuk berbagi pengetahuan mengenai pengelolaan limbah. Dan sekretaris mengharapkan semoga ini menjadi inspirasi dan sekaligus motivasi bagi kita semua untuk selalu menjaga lingkungan agar tetap bersih dan rapi, bahkan jika perlu nanti kita akan adakan kegiatan bersih-bersih kantor imbuhnya.

Dalam pemaparan terlihat jelas bagaimana Negara jepang melakukan pengelolaan limbah begitu baik, mulai dari diri sendiri masyarakat Jepang yang tunduk dan patuh dengan aturan, mereka melakukan penanganan sampah yang hendak dibuang ke TPS sudah dalam kondisi terpilah, tidak hanya itu Chairani Selviani juga menyampaikan bahwa sampah yang dikelola mampu menghasilkan produk jadi yang berguna dan bermanfaat, seperti produk jadi berupa minyak goreng yang dihasilkan dari sampah plastik.

Komitmen bersama antara komponen masyarakat, pihak akademisi, swasta dan juga pemerintah setempat untuk menjadikan Kota Ube ini menjadi lebih baik terus di kampanyekan, dan pengelolaan sampah, limbah betul-betul dilakukan. setiap sampah yang dihasilkan diberi identifikasi jenis sampahnya dan juga tempat penampungannya yaitu dengan cara memberi stiker yang mudah dipahami, sehingga hal ini memudahkan dalam proses penanganan dan pengelolaan sampah.

Ya…benar sekali Kota Ube, mungkin bagi kita terasa asing dengan nama Kota ini. Kota Ube Yamaghuci merupakan salah satu kota di Jepang, yang bangkit dari keterpurukan, pada tahun 1950 kota ini mendapat predikat kota dengan polusi udara terburuk di dunia. Suasana Ube yang ramai pertambangan membuat kota kecil di prefecture Yamaghuci ini menghasilkan limbah padat dan juga asap tebal yang membuat langit selalu abu-abu.

Itu dulu, sekarang Kota Ube merupakan sebuah kota dengan konsep lingkungan. Pencemaran dari pabrik-pabrik itu pun dapat teratasi karena setiap pabrik harus dapat pengawasan ketat untuk setiap limbah yang dikeluarkan, selain itu pengelolahan Lingkungan sangat baik dikota ini, tidak ada lagi sampah yang bercecer dijalanan, meskipun sepanjang mata memandang tidak ada tempat sampah yang disediakan di tempat-tempat umum.

Setiap orang yang menghasilkan sampah dia harus bertanggung jawab terhadap sampahnya. Dalam pemaparannya Chairani Selviani menyampaikan bahwa ada beberapa tempat destinasi yg dia kunjungi selama di Jepang. Terlihat dalam slide presentasi pemaparannya salah satu TPS yang sudah rapi tersusun sampah/limbah yang bersumber dari masyarakat yang sudah dipilah limbah yang dihasilkan dari sampah rumah tangga.

Setelah pemaparan yang disampaikan oleh Chairani Selviani kemudian dilanjutkan oleh Kasie Persampahan Ibu Rupi. kasi persampahan ini membenarkan bahwa memang harusnya setiap orang yang menghasilkan sampah dia harus bertanggung jawab terhadap sampahnya, beliau mencontohkan bahwa dibidangnya sendiri sudah menerapkan suatu langkah baik dalam menangani sampah, misalnya saja sampah dari kertas yang tidak terpakai digunakan untuk membuat konsep (tidak dibuang) alias digunakan kembali. lebih lanjut kasi persampahan mengharapkan agar orang-orang Lingkungan Hidup punya mindset seperti itu, jika perlu harus membawa tambler sendiri dari rumah dan tidak menggunakan botol plastik lagi.

Sebelum kegiatan sharing knowladge ini ditutup Kabid persampahan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepulauan Riau menyampaikan sebuah harapan semoga pemaparan ini menginspirasi kita semua dan jika perlu Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepri mengundang Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten/Kota untuk mendiskusikan hal-hal yang berhubungan dengan masalah persampahan di Provinsi Kepri ini, hal senada juga disampaikan Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan kehutanan Provinsi Kepri, yang terpenting mari kita buat lebih baik lagi ujar sekretaris sebelum menutup kegiatan sharing knowladge ini.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *