Amdal

Smelter dan Baja akan segera buka

Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepulauan Riau mengadakan Sidang KA (Kerangka Acuan) Andal pada dua kegiatan usaha, yaitu PT. Lobindo Mining yang bergerak dibidang pertambangan, mineral dan batu bara serta PT. Batam Steel Indonesia yang bergerak dibidang Pabrik Baja, masing-masing sebagai pemrakarsa kegiatan. Sidang yang berlangsung di ruang rapat utama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepulauan Riau, Pulau Dompak, (Kamis, 20/07/2017), dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepulauan Riau Bapak Ir. Yerri Suparna yang sekaligus Ketua Komisi Amdal Provinsi Kepulauan Riau dengan didampingi Kabid. Amdal Provinsi Kepulauan Riau Bapak Yuliman Gamal.
Pada sidang tersebut, hadir juga seluruh Anggota Komisi Amdal yang terdiri dari Tim Teknis Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Prov. Kepri, Dinas Perbatasan Prov. Kepri, Dinas Kelautan dan Perikanan Prov. Kepri, ESDM Prov. Kepri, PU Prov. Kepri, Bapedda Prov. Kepri, Disperindag Prov. Kepri, Bapedda Kabupaten Bintan, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bintan serta Akademisi dari Perguruan Tinggi Raja Ali Haji Fisabilillah dan Perguruan Tinggi STISIPOL. Pada sidang pertama, PT. Lobindo Mining yang berlokasi di Wacopek, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau selain bergerak dibidang pertambangan, mineral dan batu bara, juga melakukan kegiatan Penataan Lahan dan Pembangunan Industri Smelter Bijih Bauksit. Pada kegiatan ini, PT. Lobindo Mining memperoleh Alumina dan Bauksit dari Kabupaten Karimun, Kabupaten Bintan, Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Lingga. Sedangkan pada sidang kedua, PT. Batam Steel Indonesia yang berlokasi di batam akan melakukan kegiatan Reklamasi dan Pembangunan Pabrik Baja di Kelurahan Tanjung Uncang, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam, Kepulauan Riau. Kedua perusahaan diatas menggunakan konsultan dari Jakarta yaitu PT. Mahakarya Lintasindo sebagai Konsultan Lingkungan Hidup yang dalam hal ini membuat dokumen lingkungan (KA Andal). Ir. Yerri Suparna mengatakan…“kedua kegiatan ini sangat dibutuhkan oleh Provinsi Kepulauan Riau, mengingat kondisi ekonomi sekarang yang semakin menurun, segala sesuatunya semakin sulit, tidak menutup kemungkinan akan adanya perubahan jika kedua kegiatan ini sudah berjalan, terbukanya lapangan pekerjaan dan banyak membutuhkan tenaga kerja yang (profesionalisme). dengan catatan, kegiatan ini harus disesuaikan dengan peruntukan lahan, dampak sosial (pemukiman) terhadap masyarakat yang ada disekitar kegiatan baik yang terkena dampak secara langsung maupun tidak langsung, apa penilaian dan tanggapan dari masyarakat terkait kegiatan ini sebelum dilaksanakan, aturan (regulasi) yang berlaku dan lintas aturan antara kelembagaan yang masing-masing mengatur hal yang sama, interaksi dalam bentuk komunikasi yang baik antara lembaga yang ada di tingkat Kabupaten/Kota maupun Provinsi, serta adanya kepedulian dari pihak pemrakarsa terhadap kegiatan yang nantinya akan dilaksanakan, apa yang masih kurang dan belum lengkap, harus dengan segera di lengkapi (ini bukan keinginan kami tim komisi, ini aturan yang berbicara) yang menjadi acuan kami dalam menetapkan setiap kegiatan yang disidangkan. Setelah itu semua terpenuhi maka investasi akan mudah untuk dijalankan, dan bukan hanya investasi semata tetapi kepedulian kita bersama yang harus kita kedepankan dalam pembangunan yang berkelanjutan dan mencerminkan kepedulian kita terhadap lingkungan…” ujarnya dalam memimpin sidang. Kedua perusahaan ini merupakan bukti nyata bangkitnya industri di Provinsi Kepulauan Riau, yang dalam kurun waktu 2 tahun terakhir mengalami menurunan dibidang industri. Pada sidang-sidang sebelumnya, terdapat juga kegiatan-kegiatan lain yang membangun perekonomian di Provinsi Kepulauan Riau untuk menjadi lebih baik. Ditambahkannya….“janganlah sampai ada masalah dikemudian hari, baik perusahaan dengan pemerintah, perusahaan dengan masyarakat, karena adanya kekurangan baik secara administrasi maupun teknis dilapangan”, ujar Ir. Yerri Suparna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *